PENGEMBANGAN MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
PENGEMBANGAN MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
A. Pengertian Kata Media
Kata
Media berasa dari bahasa latin, yakni medius yang secara harafiahnya berarti
“tengah”, pengantar atau perantara. Dalam bahasa Arab, media disebut “Wasail”
yakno sinonim al-waisth yang artinya juga”tengah”. Kata tengah itu sendiri
berarti berada diantara dua sisi, maka disebut juga sebagai perantara (wasilah)
atau yang mengantari kedua sisi tersebut.
B.
Fungsi Media Pembelajaran
Pada
dasarnya fungsi utama Media Pembelajaran adalah sebagai sumber belajar.Adapun
ciri-ciri umum media yang dimaksud adalah kemampuannya merekam, menyimpan,
melestarikan, mengkontribusikan, dan mentrasportkan suatu peristiwa atau objek
dengan menggunakan bahasa yang verbal dan non-verbal, adapun fungsi Media
Pembelajaran adalah sebagai sumber belajar yakni sebagai penyalur, penyampai,
dan penghubung.
C.
Sifat Bahan Ajar
Banyak
jenis aktivitas yang bisa dilakukan siswa disekolah adalah seperti berikut ini:
Visual
activities,yang termasuk didalamnya misalnya, membaca, memperhatikan gambar,
memperhatikan demostrasi, percobaan dan pekerjaan orang lain.
Oral
activities, seperti menyatakan, bertanya, memberi saran, mengeluarkan pendapat,
mengadakan wawancara, diskusi, iterupsi.
Listening
activities, sebagai contoh: mendegarkan, uraiaan percakapan, diskusi, musik,
pidato/ceramah.
Writing
activities, seperti mencatat point-point penting yang didengarnya, menulis
karangan, cerita menyusun angket, menyalin.
Drawing
activities, misalnya menggambar, membuat grafik, peta diangram
Motor
activities, yang termasuk didalamnya antara lain: melakukan percobaan, membuat
konstribusi, model mereparasi, dan bermain.
Mental
activities, sebagai contoh, menanggapi, mengingat, memecahkan soal, menganalisa,
melihat hubungan, mengambil keputusan.
Emotional
activities, seperti menaruh minat, gembira, gairah, bersemangat, berani dan
tenang.
D.
Media yang digunakan dalam Pembelajaran
Media
Audio
Pendengaran adalah alat untuk
mendegarkan, mendegarkan sesungguhnya suatu proses rumit yang melibatkan empat unsur
yaitu: Mendengar, Memperhatikan, Memahami, Mengingat.
Adapun jenis-jenis media audio adalah:
1.Phonograph (Gramaphone)
2.Open Reel Tapes
3.Casette Tapes
4.Radio
Media Visual
Media visual adalah media yang
melibatkan indera penglihatan. Terdapat dua jenis pesan yang dimuat dalam media
visual, yakni pesan verbal dan non-verbal.
Pesan verbal-visual terdiri atas
kata-kata (bahasa verbal) dalam bentuk tulisan, dan pesan verbal-nonvisual.
Secara garis besar unsur-unsur yang
terdapat pada media visual terdiri atas garis, bentuk, warna, dan tekstur.
Adapun penyalur yang pesan Visual-verbal
adalah
1.Buku dan modul
2.Komik
3.Majalah dan Jurnal
4.Poster
5.Papan Visual
Media audi-visual
Media audi-visual ini dapat dibagi menjadi
dua jenis.pertama, dilengkapi fungsi peralatan suara dan gambar dalam satu
unit, dinamakan audio-visual murni, seperti film gerak bersuara, televisib dan
Video.Jenis kedua adalah media audio-visual tidak murni yakni apa yang dikenal
dengan slide. Dapun contoh audio-visual adalah: Televisi.
E.
Multimedia
Komputer adalah alat eletronik yang
termasuk pada kategori multimedia karena komputer mampu belibatkan berbagai
indera dan organ tubuh, seperti telingan (Audio), mata (Visual), dan tangan
(kinetik).
Multimedia presentasi digunakan untuk
menjelaskan materi-materi yang sifatnya teoritis digunakan dalam pembelajaran klasikal, baik
untuk kelompok kecil maupun besar. Media ini cukup efektif sebb menggunakan
multimedia projektor (LCD/Viewer) yang memiliki jangkauan pancar cukup besar.
Pemaanfaatan multimedia dalam presentasi
ini biasannya menggunakan perangkat lunak yang paling tersohor, yakni Power
Point yang dikembangkan oleh Microsoft Inc. Pemafaatan power point atau
perangkat lunak lainnya dalam presentasi menyebabkan kegiatan presentasi
menjadi sangat mudah, dinamis dan sangat menarik.
Multimedia interaktif dapat digunakan
dalam kegiatan pembelajaran sebab cukup efektif meningkatkan hasil belajar
peserta didik.
F.
Media Jadi dan Media Rancangan
Dasar pemilihan media untuk pembelajaran
adalah “bahasanya guru”. Artinya dalam proses penyampaiaan pesan pembelajaran,
guru harus pandai memilih “bahasa apa” yang paling mudah dimengerti dan
dipahami siswanya. Apakah pesan akan disampaikan melalui bahasa verbal, bahasa
visual, atau bahasa non-verbal lainnya, apakah pesan itu disalurkan melalui
peralatan atau melalui pengalaman langsung. Pendekatan ini beramsusmsi bahwa
pendekatan yang sempurna hanya dapat terjadi jika dapat digunakan bahan-bahan
visual dan audiovisual yang mendekti realitas. Dengan kata lain, dalam memilih
media, objek-objek sebenarnya lebih disukai dari gambar.
Dasar Pertimbangan Pemilihan Media. Beberapa
penyebab orang memilih media antara lain:
1) Bermaksud
mendemonstrasikan seperti halnya pada kuliah tenteng media.
2) Merasa
sudah akrab dengan media tersebut, misalnya seorang dosen yang sudah terbiasa
menggunakan proyektor transparansi.
3) Ingin
memberi gambaran atau penjelasan yang lebih konkret.
4) Merasa
bahwa media dapat berbuat lebih dari yang bisa dilakukannya, misalnya untuk
menarik minat atau gairah belajar siswa.
Jadi dasar pertimbangan untuk memilih suatu media
sangatlah sederhana, yaitu dapat memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan yang
diinginkan atau tidak.
Kriteria pemilihan media harus dikembangkan sesuai
dengan tujuan yang ingin dicapai, kondisi dan keterbatasan yang ada dengan
mengingat kemampuan dan sifat-sifat khasnya (karakteristik) media yang
bersangkutan. Profesor Ely dalam kuliahnya di Fakultas Pascasarjana IKIP Malang
tahun 1982 mengatakan bahwa pemilihan media seyogyanya tidak terlepas dari konteksnya
bahwa media merupakan komponen dari sistem instruksional secara keseluruhan.
G.Model/Prosedur pemilihan
media
Usaha-usaha untuk mendapatkan tentang
taksonomi media belum membawa hasil. Hal ini disebabkan karena tujuan
pengelompokan maupun pemilihannya memang berlainan. Karena itu, kita juga tidak
perlu heran bila kemudian timbul berbagai jenis, cara, maupun prosedur
pemilihan media. Namun demikian, bila dilihat dari bentuknya, cara-cara
tersebut dapat dikelompokan menjadi tiga model yaitu model Flowchart yang
menggunakan sistem pengguguran (eliminasi) dalam pengambilan keputusan
pemilihan, model matriks yang menangguhkan proses pengambilan keputusan
pemilihan sampai seluruh kriteria pemilihannya diidentifikasi, dan model
checklist yang juga menangguhkan keputusan pemilihan sampai semua kriteriannya
dipertimbangkan. Meskipun belum ada penelitian khusus tentang hal ini,
tampaknya model checklist lebih sesuai untuk membakukan prosedur pemilihan
media jadi, model matriks lebih serasi untuk digunakan baik untuk menggambarkan
proses pemilihan model jadi maupaun media rancangan.
H.Persiapan Sebelum
Menggunakan Media
Supaya penggunaan media berjalan dengan
baik, kita perlu membuat persiapan yang baik pula, yaitu: Pelajari buku
petunjuk yang telah disediakan.
Kemudian kita ikuti petunjuk-petunjuk
itu. Apabila pada petunjuk itu kita disarankan untuk membaca buku atau bahan
belajar yang lain sesuai dengan tujuan yang akan dicapai, seyogayanya hal
tersebut dilakukan. Hal tersebut akan memudahkan kita dalam belajar dengan
media itu.
I.
Kegiatan Selama Menggunakan Media
Yang perlu kita jaga selama kita
menggunakan media ialah suasana ketenangan. Gangguan yang dapat mengganggu
perhatian dan konsentrasi harus dihindarkan. Kalau mungkn, ruangan jangan
digelapkan sama sekali. Hal itu supaya kita masih dapat menulis jika menjumpai
hal-hal penting yang perlu diingat. Kita pun dapat menulis pertanyaan jika ada
bagian yang tidak jelas atau sulit dipahami.
J.
Kesimpulan
Dalam suatu proses belajar mengajar, ada
unsur yang amat penting yaitu media
pembelajaran. Pemilihan media pembelajaran tertentu akan mempengaruhi
jenis media pembelajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain
yang harus diperhatikan dalam memilih media.
Media mempunyai manfaat dan fungsi
sebagai sarana bagi guru untuk dapat menyampaikan materi pelajaran menjadi
lebih menarik, tidak hanya menonton, siswa tidak hanya diajak untuk berhayal
dan membayngkan saja tetapi siswa dapat melihat kenyataan walaupun hanya
melalui gambar ataupun video.
K.Implikasi
Sebaiknya bagi seorang pendidik dapat
memilih dan menggunakan media pembelajaran dengan baik sehingga para peserta
didik lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan dan
meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik,Hendaknya pendidik mengetahui
hasil belajar yang dimilki siswa sehingga pendidik tidak salah dalam menerapkan
strategi dan pendekatan secara personal terhadap siswa dengan latar belakang
yang berbeda.
L.
Daftar Pustaka
Harjanto, Perencanaan Pengajaran. (Rineka Cipta).
Sadiman Arief S, Dkk, Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan
dan Pemanfaatannya. (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada).
Yudhi Munadi, Media Pembelajaran. (Jakarta: Gaung
Persada Press,2008).
Sekian Informasi dari saya
Semoga Bermanfaat
Komentar
Posting Komentar